Minggu, 23 September 2012

The Road to Hell - Jalan ke Neraka : Doa Memohon Surga kepada Allah dan Doa Berlindung kepada Allah dari Neraka dalam Shalat.








Bagi yang tidak merasa takut disiksa dan diazab semestinya takut tidak menjadi ahli surga, sebab ahli surga akan berkata, ''Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada ditengah-tengah keluarga kami merasa takut (akan diazab).''

Anas berkata, ''Doa yang sering dibaca Nabi Muhammad SAW, adalah:

''Rabbanaa Atinaa fiddun-ya hasanah wafil akhirati hasanah waqina 'adzaabannar.''


Artinya:
''Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.'' (H.R. Al-Bukhari)

Didalam kitab Sunan An-Nasa'i disebutkan sebuah riwayat dari Abu Hurairah. Sesungguhnya ia mendengar Nabi Muhammad SAW, berkata:

''Allahumma inna audzubika min harri jahannam.''

Artinya:
''Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari panas Jahannam.'' (H.R. An-Nasa'i)

Dalam Sunan Abu Dawud dan Sunan Ibn Majah disebutkan sebuah riwayat dari Jabir. Sesungguhnya Nabi Muhammad SAW, bertanya kepada seseorang, ''Apa yang engkau baca dalam shalat?'' Ia menjawab, ''Saya membaca syahadat, lalu berdoa:

''Allahumma inni as'alukal jannata wa'udzubika minannar.''


Artinya:
''Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu surga, dan aku berlindung kepada-Mu dari Neraka.'' (H.R. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Lelaki itu melanjutkan, ''Saya tidak dapat mendengar dengan jelas doamu (dalam tahiyyat) ketika menjadi imam. Demikian pula, doa Mu'adz,'' Rasulullah SAW menjawab, ''Sekitar surga, kita berdoa.''

Al-Bazzar meriwayatkan dengan redaksi, ''Saya dan Mu'adz berdoa agar di masukkan ke dalam surga, dan berlindung dari Neraka.''

Dalam Musnad Ahmad, dengan sanad terputus, disebutkan sebuah riwayat dari Sulaim Al-Anshari. Sesungguhnya Nabi Muhammad SAW bersabda kepadanya, ''Wahai Sulaim, apa yang engkau harapkan dengan Al-Qur'an?'' Ia menjawab, ''Saya sesungguhnya memohon surga kepada Allah dan berlindung kepada-Nya dari Neraka. Demi Allah, saya tidak dapat mendengar dengan jelas doamu dan doa Muadz.'' Nabi menjawab, ''Kalau engkau ingin tahu, doaku dan doa Mu'adz adalah kami memohon surga kepada-Nya dan berlindung kepada-Nya dari Neraka.''

Kami diberi sebuah riwayat dari Suwaid bin Sa'id, dari (tsana) Hafsh bin Maisarah, dari ('an) Zaid bin Aslam, dari ('an) Ibnu 'Umar. Sesungguhnya Nabi Muhammad SAW, bersabda, ''Yang memasuki surga hanyalah orang yang mengharapkannya. Yang dijauhkan dari Neraka hanyalah orang yang takut kepadanya. Allah menyayangi orang yang penyayang.''

Redaksi yang disampaikan Abu Nu'aim menyebutkan, ''Allah hanya menyayangi hamba-hamban-Nya yang penyayang.''

Abu Nu'am menjelaskan bahwa hadits diatas gharib melalui jalur Zaid, tetapi marfu' dan muttashil. Hanya Hafas yang meriwayatkan hadis ini. Ibnu 'Ajlan meriwayatkan dari Zaid secara Mursal.

'Umar berkata, ''Kalau ada seruan dari langit, ''Wahai manusia, kalian semua masuk surga, kecuali seorang saja, maka aku takur bahwa yang seorang itu adalah aku.'' (H.R. Abu Nu'aim)

Imam Ahmad mengeluarkan sebuah riwayat melalui jalur 'Abdullah bin Ar-Rumi. Ia berkata, ''Telah sampai berita kepadaku bahwa 'Utsman r.a. berkata, ''Jika aku berada antara surga dan neraka, sementara aku tidak tahu akan ditempatkan dimana, maka aku lebih memilih menjadi kerikil sebelum mengetahui tempatku.''


Maha Benar ALLAH dengan segala Firmannya, Ampunilah kami Ya ALLAH, Hindarkanlah azab Neraka dai kami Ya Allah


Artikel Terkait :

Kegelisahan Orang-orang Beriman yang Takut Siksa dan Azab Neraka

Peringatan Tentang Neraka dari Al Qur'an Untuk Semua Manusia.

Takutlah akan Neraka...! Selamatkanlah Diri Kalian Dari Neraka...! Larilah dari Neraka..!

Walhamdulillahi Rabbil'alamin

Minggu, 16 September 2012

The Road To Hell - Jalan Ke Neraka : Kadar Minimal Kewajiban Takut pada Siksa dan Azab Neraka.

R0tgr.gif



Fat1hah.gif



Kadar minimal kewajiban takut kepada neraka adalah dengan melaksanakan kewajiban dan meninggalkan keharaman. Selebihnya, seperti melaksanakan sunah, menjauhi makruh, bahkan meninggalkan mubah, merupakan keutamaan yang terpuji. Selebihnya adalah keeangganan sama sekali untuk mengerjakan keutamaan-keutamaan yang dicintai Allah, bukanlah tindakan yang terpuji. Oleh karena itu, ulama-ulama salaf sangat mwncemaskan perilaku 'Atha As-Sulami. Kuatnya rasa taku yang dirasakannya membuatnya lupa terhadap Al-Qur'an. Jadilah, ia hanya tergeletak di atas tempat tidur. Takut akan siksa, bukan semata-mata demi siksa itu sendiri, tetapi menjadi cambuk bagi orang-orang yang lemah imannya untuk taat kepada Allah. Dari sinilah, dapat dikatakan bahwa neraka sesungguhnya adalah salah satu nikmat Allah yang diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang takut dan bertakwa kepada-Nya. Dengan makna ini pulalah, Allah SWT, menghitung neraka sebagai salah satu nikmat-Nya, seperti disebutkan dalam surat Ar-Rahman.


Sufyan bin 'Uyainah berkata, ''Allah SWT, telah menciptakan neraka sebagai rahmat yang dengannya Allah menakut-nakuti hamba-Nya agar mencegahnya dari maksiat.'' (Riwayat ini dikeluarkan oleh Abu Nu'aim). Maksudnya, yang paling pokok bukanlah takut pada neraka, tetapi takut ini seharusnya mendorong hamba untuk menaati Allah, mencari keridhan-Nya, melaksanakan apa yang dicintai-Nya, dan meninggalkan apa yang di larang-Nya.


Kami tidak mengingkari bahwa takut kepada keperkasaan dan keagungan Allah pun merupakan salah satu tujuan. Akan tetapi, supaya bermanfaat, hal itu seharusnya mendorong untuk mendekatkan diri kepada-Nya, dengan cara mengerjakan apa yang di cintai-Nya dan meninggalkan apa yang di benci-Nya. Ketika rasa takut itu justru menghalangi hamba untuk menaati-Nya, hal itu bertentangan dengan maksud takut itu sendiri. Namun, apabila sikap itu muncul karena kondisi psikologi hamba sedang ekstase (tidak dapat mengendalikan perasaannya), hal itu dimaafkan sebagaimana yang terjadi pada sebagian ulama salaf. Karena takut terhadap neraka, mereka mengalami kondisi (hal) yang beragam. Hal itu diakibatkan karena hatinya sedang ekstase ketika menyaksikan neraka. Ada di antara mereka yang terus menerus menangis. Ada pula yang terus menerus begadang. Mereka tergoncang atau bahkan pingsan tatkala mendengar neraka.


Diriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW, tentang contoh seperti ini, tetapi sanadnya lemah. Hamzah A-Zayyat meriwayatkan dari Humran bin A'yan. Ia berkata, ''Suatu ketika Rasulullah SAW, mendengar seseorang mengatakan, ''Sesungguhnya dihadapan kita ada belenggu-belenggu dan neraka, juga makanan yang seret di kerongkongan dan siksa yang pedih.' mendengan ucapan itu, Nabi pingsan. Dalam riwayat lain, beliau menangis sampai tak sadarkan diri.'' hadits ini mursal. Humran adalah seorang yang lemah. Sebagian rawi juga meriwayatkan dari Humran, dari Harb bin Al-Aswad, juga dengan sanad mursal.


Diriwayatkan dari 'Abdul 'Aziz bin Abi Rawwad. Ia berkata, ''Tatkala Allah SWT, menurunkan ayat berikut kepada Nabi,


a006.png


sp1.gifDownload Mp3


y aa ayyuh aa al la dz iina aa manuu quu anfusakum wa-ahliikum n aa ran waquuduh aa al nn aa su wa a l h ij aa ratu 'alayh aa mal aa -ikatunghil aats un syid aa dun l aa ya' sh uuna al l aa ha m aa amarahum wayaf'aluuna m aa yu/maruun a


6. Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. surah / surat : At-Tahriim Ayat : 6


Nabi, suatu ketika membacakan ayat ini di hadapan para sahabatnya. Tiba-tiba, seorang pemuda di antara mereka tak sadarkan diri. Nabi, kemudian meletakkan tangannya diatas dada pemuda itu. Tiba-tiba ia bergerak. Beliau lalu bersabda, ''Wahai pemuda, katakanlah la ilaha illallah.'' Ia pun mengucapkan kalimat itu. Beliau lalu memberikan gambar gembira kepadanya berupa surga. Para sahabat kemudian berkata, ''Ya Rasulullah, doakan pula kami.'' Beliau lalu bersabda, ''Apakah kalian tidak mendengar firman Allah Ta'ala :


a014.png


sp1.gifDownload Mp3


walanuskinannakumu a l-ar dh a min ba'dihim dzaa lika liman kh aa fa maq aa mii wakh aa fa wa'iid i


14. dan Kami pasti akan menempatkan kamu di negeri-negeri itu sesudah mereka. Yang demikian itu (adalah untuk) orang-orang yang takut (akan menghadap) kehadirat-Ku dan yang takut kepada ancaman-Ku [783]". [783] "menghadap ke hadirat Allah" ialah pertemuan dengan Allah SWT pada hari kiamat untuk dihisab. surah / surat : Ibrahim Ayat : 14


Hadits diatas diriwayatkan pula dari Ibnu Ai Warrad, dari 'Ikrimah, dari Ibnu 'Abbas. Juga dikeluarkan oleh Al-Hakim yang menilainya sebagai hadits sahih. Namun, sepertinya hadits ini lebih dekat pada mursal.


Al-Jauzajani berkata dalam kitab Al-Nawwahin, ''Telah menceritakan kepada kami seorang sahabat, dari Ja'far bin Sulaiman, dari Luqman Al-Hanafi. Ia berkata, ''Rasulullah SAW, mendatangi seorang pemuda yang di tengah malam mengatakan, ''Aduh... Selamatkan aku dari neraka.'' pada subuh harinya, beliau bersabda, ''Wahai pemuda, tadi malam engkau membuat banyak mata malaikat menangis.''


Sulaiman bin Sahim berkata, ''Telah memberitakan kepadaku orang yang melihat Ibnu 'Umar shalat sambil sempoyongan dan mengerang. Jika ada orang selain kami yang melihatnya dan tidak mengenalnya, ia akan berkata, lelaki itu telah gila.'' Umar berperilaku demikian ketika mendengar ayat :


a013.png


sp1.gifDownload Mp3


wa-i dzaa ulquu minh aa mak aa nan dh ayyiqan muqarraniina da'aw hun aa lika tsubuur aa n


13. Dan apabila mereka dilemparkan ke tempat yang sempit di neraka itu dengan dibelenggu, mereka di sanamengharapkan kebinasaan [1058]

[1058] Maksudnya: Mereka mengharapkan kebinasaan, agar terlepas dari siksaan yang amat besar, yaitu azab di neraka yang amat panas dengan dibelenggu, di tempat yang sempit pula, sebagai yang dilukiskan itu.
surah / surat : Al-Furqaan Ayat : 13


Dalam kitab Az-Zuhd karya Imam Ahmad, disebutkan sebuah riwayat, dari Abdurrahman bin Yazid bin Jabir. Ia berkata, ''Saya bertanya kepada Yazid bin Martsad, ''Mengapa saya tidak pernah melihat matamu kering dari air mata?'' Yazid balik bertanya, ''Lalu, apa masalahmu?'' 'Abdurrahman menjawab, ''Mudah-mudahan jawabanmu bermanfaat bagiku.'' Yazid Berkata, ''Saudaraku, Allah telah mengancamku, jika aku bermaksiat kepada-Nya, Dia akan mengurungku di neraka. Demi Allah, seandainya Dia hanya mengancamku dikurung di kamr mandi, mataku tetap tidak layak untuk kering.'' 'Abdurrahman bertanya lagi, ''Apakah itu hanya terjadi dalam shalat?'' Yazid bertanya balik, ''Lalu, apa masalahmu?'' 'Abdurrahman menjawab, ''Mudah-mudahan jawabanmu bermafaat bagiku.'' Yazid berkata, ''Hal itu bahkan menghalangi antara aku dan istriku, bahkan ketika hidangan disuguhkan di hadapanku, tangisan ini menghalangiku untuk memakannya. Itulah yang menyebabkan istri dan anak-anakku menangis tanpa mengetahui dengan jelas mengapa kami menangis. Mungkin, istriku jenuh melihat keadaanku, sampai-sampai ia berkata, Duh kasihan, .... Begitu panjangnya kesedihan menyertaimu di dunia ini. Sungguh, saya tidak senang melihatnya.''


Yazid bin Hausyab berkata, ''Saya belum pernah melihat orang yang kelihatan lebih takut daripada Al-Hasan dan 'Umar bin 'Abdul 'Aziz, seolah-olah neraka diciptakan, kecuali untuk mereka berdua.''


Diriwayatkan dari Dhamrah, dari Hafash bin 'Umar. Ia berkata, ''Al-Hasan menangis keika ditanya, ''Apa yang membuatmu menangis?'' Ia menjawab, ''Saya takut apabila Allah melemparkanku ke dalam neraka dan tidak memperdulikanku.''


Diriwayatkan dari Al-Furrat bin Sulaiman. Ia berkata, ''Al-Hasan berkata, ''Orang-orang yang beriman itu terlihat hina, padahal diantara mereka, ada yang berkecukupan, sampai-sampai orang bodoh mengira mereka sedang sakit. Padahal, mereka demi Allah adalah orang-orang yang memiliki hati. Tidakkah, engkau mendengar Allah pernah berfirman:


a034.png


sp1.gifDownload Mp3


waq aa luu a l h amdu lill aa hi al la dz ii a dz haba 'ann aa a l h azana inna rabban aa laghafuurun syakuur un


34. Dan mereka berkata: "Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampum lagi Maha Mensyukuri. surah / surat : Faathir Ayat : 34


Demi Allah, didunia ini mereka merasakan kesedihan yang luar biasa. Namun, mereka tidak merasa sedih karena sesuatu yang membuat sedih manusia pada umumnya. Namun, takut nerakalah yang membuat mereka sedih.''


Cerita serupa diriwayatkan oleh Ibnu Al-Mubarak, dari Ma'mar, dari Yahya Al-Mukhtar, dari Al-Hasan


Diriwayatkan dari Ibnu Abu Ad-Dunya, dari Abdurrahman bin Al-Harits bin Hisyam. Ia berkata, ''Saya mendengar informasi bahwa suatu ketika 'Abdullah bin Hanzhalah tergeletak sakit diatas tempat tidur. Tiba-tiba, ia mendengar sesorang membacakan ayat :


a041.png


sp1.gifDownload Mp3


lahum min jahannama mih aa dun wamin fawqihim ghaw aa syin waka dzaa lika najzii al zhzhaa limiin a


41. Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka dan diatas mereka ada selimut (api neraka) [542]. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim,

[542] Maksudnya: mereka terkepung dalam api neraka.
surah / surat : Al-A'raf Ayat : 41


Seketika itu pula, 'Abdullah menangis sehingga saya menduga ia akan meninggal dunia pada saat itu. Ia lalu berkata, ''Mereka berada di tengah bara neraka.'' Ia kemudian berdiri, tetapi orang-orang mencegahnya, ''Wahai 'Abdullah, duduk saja.'' Ia berkata, ''Penyebitan neraka itu menghalangiku untuk duduk. Saya tidak tahu, boleh jadi, saya adalah salah satu seorang dari mereka.''


pembukaan-aura.jpg


''Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu surga, dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka''


Artikel Terkait :


Peringatan Tentang Neraka dari Al Qur'an Untuk Semua Manusia.


Takutlah akan Neraka...! Selamatkanlah Diri Kalian Dari Neraka...! Larilah dari Neraka..!

Road To Hell - JAlan Ke Neraka : Kegelisahan Orang-orang Beriman yang Takut Siksa dan Azab Neraka

The Road to Hell - Jalan ke Neraka : Doa Memohon Surga kepada Allah dan Doa Berlindung kepada Allah dari Neraka dalam Shalat.


The Road To Hell - Jalan Ke Neraka : Tidak ada yang Selamat dari Siksa Neraka dan Azab Neraka

Walhamdulillahi Rabbil'alamin


alquranindonesia.png

Minggu, 09 September 2012

Road To Hell - JAlan Ke Neraka : Kegelisahan Orang-orang Beriman yang Takut Siksa dan Azab Neraka

















Download mp3



inna fii khalqi al ssam aa w aa ti wa a l-ar dh i wa i khtil aa fi al layli wa al nnah aa ri la aa y aa tin li-ulii a l-alb aa b i



190. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,surah / surat : Ali Imran Ayat : 190







Download mp3



al la dz iina ya dz kuruuna al l aa ha qiy aa man waqu'uudan wa'al aa junuubihim wayatafakkaruuna fii khalqi al ssam aa w aa ti wa a l-ar dh i rabban aa m aa khalaqta h aadzaa b aath ilan sub haa naka faqin aa 'a dzaa ba al nn aa r i



191. (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi(seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.surah / surat : Ali Imran Ayat : 191







Download mp3



rabban aa innaka man tudkhili al nn aa ra faqad akhzaytahu wam aa li l zhzhaa limiina min an shaa r in



192. Ya Tuhan kami, sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orangyang zalim seorang penolongpun.surah / surat : Ali Imran Ayat : 192







Download mp3



qul a-unabbi-ukum bikhayrin min dzaa likum lilla dz iina ittaqaw 'inda rabbihim jann aa tun tajrii min ta h tih aa a l-anh aa ru kh aa lidiina fiih aa wa-azw aa jun mu th ahharatun wari dh w aa nun mina al l aa hi wa al l aa hu ba sh iirun bi a l'ib aa d i



15. Katakanlah: "Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?". Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal didalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.surah / surat : Ali Imran Ayat : 15







Download mp3



al la dz iina yaquuluuna rabban aa innan aa aa mann aa fa i ghfir lan aa dz unuuban aa waqin aa 'a dzaa ba al nn aa r i



16. (Yaitu) orang-orang yang berdo'a: Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka," surah / surat : Ali Imran Ayat : 16







Download mp3



wa'ib aa du al rra h m aa ni al la dz iina yamsyuuna 'al aa a l-ar dh i hawnan wa-i dzaa kh aath abahumu a lj aa hiluuna q aa luu sal aa m aa n



63. Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan. surah / surat : Al-Furqaan Ayat : 63







Download mp3



innah aa s aa -at mustaqarran wamuq aa m aa n



66. Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman. surah / surat : Al-Furqaan Ayat : 66







Download mp3



ul aa -ika al la dz iina yad'uuna yabtaghuuna il aa rabbihimu a lwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna ra h matahu wayakh aa fuuna 'a dzaa bahu inna 'a dzaa ba rabbika k aa na ma hts uur aa n



57. Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka [857] siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya; sesungguhnya azab Tuhanmu adalah suatu yang (harus) ditakuti. surah / surat : Al-Israa' Ayat : 57







Download mp3



wa a lla dz iina hum min 'a dzaa bi rabbihim musyfiquun a



27. dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya. surah / surat : Al-Ma'aarij Ayat : 27







Download mp3



walanuskinannakumu a l-ar dh a min ba'dihim dzaa lika liman kh aa fa maq aa mii wakh aa fa wa'iid i



14. dan Kami pasti akan menempatkan kamu di negeri-negeri itu sesudah mereka. Yang demikian itu (adalah untuk) orang-orang yang takut (akan menghadap) kehadirat-Ku dan yang takut kepada ancaman-Ku [783]".

[783] "menghadap ke hadirat Allah" ialah pertemuan dengan Allah SWT pada hari kiamat untuk dihisab.
surah / surat : Ibrahim Ayat : 14







Download mp3



wa-aqbala ba' dh uhum 'al aa ba' dh in yatas aa -aluun a



25. Dan sebahagian mereka menghadap kepada sebahagian yang lain saling tanya-menanya. surah / surat : Ath-Thuur Ayat : 25







Download mp3



q aa luu inn aa kunn aa qablu fii ahlin aa musyfiqiin a



26. Mereka berkata: "Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami merasa takut (akan diazab)". surah / surat : Ath-Thuur Ayat : 26







Download mp3



famanna al l aa hu 'alayn aa wawaq aa n aa 'a dzaa ba al ssamuum i



27. Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka surah / surat : Ath-Thuur Ayat : 27







Download mp3



waq aa luu a l h amdu lill aa hi al la dz ii a dz haba 'ann aa a l h azana inna rabban aa laghafuurun syakuur un



34. Dan mereka berkata: "Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampum lagi Maha Mensyukuri. surah / surat : Faathir Ayat : 34



Bagi yang merasa takut diazab semestinya takut tidak menjadi alhi surga, sebab ahli surga akan berkata, ''SESUNGGUHNYA KAMI DAHULU, SEWAKTU BERADA DI TENGAH-TENGAH KELUARGA KAMI MERASA TAKUT (AKAN DIAZAB)''





Maha Benar ALLAH dengan segala Firmannya, Ampunilah kami Ya ALLAH, Hindarkanlah azab Neraka dai kami Ya Allah




Artikel Terkait :



Peringatan Tentang Neraka dari Al Qur'an Untuk Semua Manusia.



Takutlah akan Neraka...! Selamatkanlah Diri Kalian Dari Neraka...! Larilah dari Neraka..!



Walhamdulillahi Rabbil'alamin


Sabtu, 08 September 2012

Road To Hell Blogspot.com : Takutlah akan Neraka...! Selamatkanlah Diri Kalian Dari Neraka...! Larilah dari Neraka..!





Simak bin Harb meriwayatkan bahwa ia mendengar An-Nu'man bin Basyir menyampaikan khotbah. Pada khotbahnya, ia berkata, ''Rasulullah SAW. Bersabda:

''Andar tukumunnar, andar tukumunnar, andar tukumunnar, hatta lau anna rajulan kaana bissuuqi lasami'ahu min maqamii''

Artinya:
''Aku peringatkan kalian tentang Neraka, aku peringatkan kalian tentang neraka, seandainya seseorang berada di pasar, ia akan mendengar suaranya.''

Riwayat lain yang juga disampaikan Simak bin Harb adalah: ''Diriwayatkan dari An-Numan bin Basyir. Ia berkata, 'Rasulullah SAW telah bersabda, 'Aku peringatkan kalian tentang Neraka, Aku peringatkan kalian tentang Neraka. Seandainya seseorang berada di ujung pasar, ia akan mendengar suaranya.'' (H.R. Ahmad)

Riwayat lain juga di sampaikan Simak bin Harb menyebutkan, ''Saya mendengar An-Nu'man bin Basyir menyampaikan pada khotbahnya, bahwa Rasulullah bersabda, ''Aku Peringatkan kalian tentang Neraka. Aku peringatkan kalian tentang Neraka. ''Seandainya seseorang berada di tempat ini ..., ia akan mendengar suaranya.'' (H.R. Ahmad).

Diriwayatkan dari 'Adi bin Hatim. Ia berkata, ''Rasulullah SAW bersabda:
''Ittaqunnara tsumma a'radha wa asyah, tsumma qala: Ittaqunnara tumma a'radha wa asyaha tsalatsan hatta dhananna annahu yandhuru ilaiha tsumma qala : Ittaqunnara walau bisyiqqi tamratin. Faman lam yajid fabikalimatin thoyyibaatin.''

Artinya:
''Takutlah akan Neraka!'' Beliau lalu memalingkan mukanya, kemudian bersabda lagi, ''Takutlah akan Neraka!'' Beliau berpaling lagi sebanyak tiga kali, sehingga kami mengira beliau benar-benar melihat Neraka. Beliau lalu bersabda lagi, ''Takutlah akan Neraka walapun dengan sebuah biji kurma! Jika tidak ada, maka dengan ucapan yang baik.''(H.R. Al-Bukhari dan Muslim)

Al-Baihaqi mengeluarkan sebuah riwayat yang ada pada sanadnya terdapat rawi yang tidak di ketahui identitasnya, bahwa Anas telah meriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda, ''Wahai sekalian Muslimin, cintailah apa yang menjadi kabar berita dari Allah. Hindarilah dan takutlah apa-apa yang menjadi ancaman Allah berupa siksa dan neraka. Seandainya setetes bagian surga berada bersamamu di dunia ini, itu cukup membuat kalian bahagia. Sebaliknya, seandainya setetes bagian Neraka berada beraamamu di dunia ini, itu cukup membuat kalian sengsara.''

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda:
''Innamaa matsalii wamatsalu ummatii kamasali rajulin istauqada naaran faja'alatidda wabbu wal farasyu yaqa'na fiihi fa anaa khidum bihujari kum wa antum taqahamuuna fiihi.''

Artinya:
''Sesungguhnya perumpamaanku dengan perumapamaan umatku adalah seperti seseorang yang menyalakan api, lalu ngengat(kupu-kupu) dan nyamuk berjatuhan ke dalam api tersebut. Aku telah berusaha memegang tali pinggang(gesper) kamu, tetapi kamu sudah terlanjur masuk ke dalam api tersebut.''(H.R. Al-Bukhari dan Muslim)

Riwayat lain menyebutkan,

''Matsali kamtsali rajulin istau qada naran falammaa adhaa at maa hau lahaa ja'alal farasyu wahaadzihid dawattul latii fin nari yaqa'na fiihaa waja'ala yahjuzu hunna yaghlibnahu fayataqahamna fiihaa qala : Fadzalikum matsalii wa matsalukum anaa khidzun bihujazikum 'aninnari halumma 'aninnari, halumma 'aninnari, fataghlibuunii tatahhamuuna fiihaa.''

Artinya:
''Sesungguhnya perumpamaanku dan perumpamaan umatku adalah seperti seseorang yang menyalakan api, lalu ngengat dan nyamuk mengelilingi api tersebut. Lama-lama mereka berjatuhan kedalam api tersebut. Begitulah perumpamaanku dengan kalian. Manakala aku telah berusaha memegang tali pinggang kamu dan memperingatkan kalian akan api, tenaga kalian mengalahkan dan kalian terperosok ke dalam api tersebut.''(H.R. Muslim)

Dalam riwayat lain disebutkan,
''Sesungguhnya perumpamaanku dan perumpamaan kalian, wahai umatku, adalah seperti seseorang yang menyalakan api di malam hari, lalu ngengat dan nyamuk yang biasa mengerubuti api berdatangan. Lama-lama mereka berjatuhan ke dalam api tersebut. Begitulah perumpamaanku dengan kalian. Manakala aku telah berusaha memegang tali pinggang kamu dan memperingatkan kalian akan api, tenaga kalian mengalahkanku dan kalian lalu terperosok ke dalam api.''(H.R. Ahmad)

Ibnu Mas'ud meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW, bersabda:
''Innallaha lam yuharrim hurmatan lillaa wa qad 'alima annahuu sayaththali'uhaa minkum muththali'un alaa wa inni khidzun bihujazikum antahaa fatuu finnari kataha futil farasyi awidz dzubab.''

Artinya:
''Sesungguhnya tidak semata-mata Allah mengharamkan sesuatu, kecuali Dia tahu bahwa akan ada di antara kalian yang melanggarnya. Ingatlah, sesungguhnya! Aku berusaha menarik pinggan kalian agar tidak regelincir pada api seperti halnya ngengat dan nyamuk.''(H.R. Ahmad)

Diriwayatkan dari Ibnu 'Abbas, dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda, ''Aku berusaha menarik pinggang kalian. Maka, takutlah akan neraka. Takutlah melanggar aturan-aturan. Jika aku mati, kalian akan ditinggalkan, dan aku akan menunggu di kolam di surga. Siapa yang dapat menemuiku disana, berbahagialah. Tiba-tiba didatangkanlah sekelompok orang dan disiksa. Aku berkata, ''Rabb, itu umatku! 'Rabb berfirman, ''Setelah engkau mati, mereka senantiasa kembali pada kebiasaan lamanya.''(H.R. Al-Bazzar dan Ath-Thabrani)

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Rasulullah SAW, bersabda, ''Aku berusaha memegang pinggan kalian. Maka, takutlah akan Neraka. Takutlah melanggar aturan-aturan ..... Takutlah akan Neraka. Takutlah melanggar aturan-aturan... Takutlah akan neraka. Takutlah melanggar aturang-aturan .... (H.R. Al-Bazzan)

Didalam Shahih Muslim di jelaskan, tatkala ayat turun:



Download mp3

wa-an dz ir 'asyiirataka a l-aqrabiin a

214. Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat,surah / surat : Asy-Syu'araa Ayat : 214

Rasulullah SAW, mengundang Bani Quraisy untuk berkumpul. Setelah berkumpul, beliau memangg mereka, terkadang secara khusu atau secara umum. Beliau bersabda :

''Yaa Bani ka'bni luayin anqidzuu anfusakum minannaar,
Yaa banii murrata bni ka'bin anqidzu anfusakum minannaar,
Yaa banii abda syamsin anqidzu anfusakum minannaar,
Yaa banii abda manaafin anqidzu anfusakum minannaar,
Yaa banii haasyimin anqidzu anfusakum minannar,
Abdalmuththalibi anqidzu anfusakum minannar
Yaa Faathimatu anqidzu anfusakum minannar faainni laa amliku lakum minallahi syaian.''


Artinya:
''Wahai Bani Ka'ab bin Luay, selamatkanlah diri kalian dari Neraka! Wahai bani Marrah bin Ka'ab, selamatkanlah diri kalian dari neraka! Wahai bani Abdusy Syams, selamatkanlah diri kalian dari Neraka! Wahai bani 'Abdi Manaf, selamatkanlah diri kalian dari Neraka! Wahai bani Hasyim, selamatkanlah diri kalian dari Neraka! Wahai bani Abdil Muthtallib, selamatkanlah diri kalian dari Neraka! Wahai Fatimah binti Muhammad, selamatkanlah dirimu dari Neraka. Sesungguhnya aku tidak dapat menolak (siksa) Allah atas kalian sedikitpun.''(H.R. Muslim)

Ath-Thabrani dan lainnya mengeluarkan sebuah riwayat melalui jalur Ya'la bin Al-Asydaq, dari Kulaib bin Hazn. Ia berkata, ''Saya mendengar Rasulullah SAW, bersabda:

''Uthlubul jannata juhdakum wa amribuu minannari juhdakum faa-innal jannata laa yanamu thaalibuha wa inannari laa yanaamu haaribuhaa wa innal aakhiratal yauma mahfufatun bilmakaarihi wainnaddunya mahfufatun billadzdzati wasysyahawati falaa tulhinikum 'anil aakhirah.''

Artinya:
''Carilah surga dengan penuh kesungguhan. Larilah dari Neraka dengan kesungguhan. Karena orang yang mencari surga tidak mungkin tidur. Demikian pula, orang yang menghindari Neraka. Akhirat diliputi dengan sesuatu yang tidak disenangi, sedangkan dunia diliputi dengan lelezatan dan syahwat. Maka, jangan sampai dunia melalaikan kamu dari akhirat!''.

Hadis ini diriwayatkan pula dari Ya'la bin Al-Asydaq, dari Abdullah bin Jarad, dari Nabi Muhammad SAW. Tetapi, hadis-hadis Ya'la bin Asy-Asydaq berkualitas batil dan munkar.

At-Tirmidzi mengeluarkan sebuah riwayat dari Yahya bin 'Ubaidillah, dari Ayahnya, dari Abu Hurairah, dari Nabi Muhammad SAW. Beliau bersabda:
''Maara aitu mitslannari naamahaaribuhaa walaa mitslal jannati naama thaalibuha.''

Artinya:

''Saya pun belum pernah melihat sesuatu seperti Neraka di mana orang yang menghindarinya tidur. Saya pun belum pernah melihat sesuatu surga dimana orang mencarinya tidur.''

Yahya dinilai Dhoif oleh ulama hadist. Namun, hadis ini di keluarkan pula oleh Ibnu Mardawaih melalui jalur lain dari Abu Hurairah. Demikian pula, Ath-Thabrani mengeluarkan dengan sanad yang perlu diteliti dari Anas, dari Nabi Muhammad SAW, Ibnu 'Adi pun mengeluarkannya dari 'Umar r.a., dari Nabi Muhammad SAW.

Yusuf bin 'Athiyah menyampaikan sebuah perkataan dari Al-Mu'alla bin Ziyad, ''Suatu ketika Harm bin Hayyan ke luar di kegelapan malam lalu berteriak dengan lantang, ''Saya kagum dengan surga yang para pencarinya tidak tidur. Saya kagum dengan neraka yang para penghindarnya tidak tidur.'' kemudian dia membacakan ayat:



Download mp3

afa-amina ahlu a lqur aa an ya/tiyahum ba/sun aa bay aa tan wahum n aa -imuun a

97. Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur?surah / surat : Al-A'raf Ayat : 97

Abu Ar-Jauza' berkata, ''Jika diberi amanat untuk menjadi pemimpin, akan aku letakkan sebuah mercusuar di jalan. Aku akan tempatkan disana beberapa orang untuk berseru, ''Neraka..., Neraka...,'' Riwayat ini dikeluarkan oleh Imam Ahmad dalam kitab Al-Zuhd. Di keluarkan pula oleh puteranya, 'Abdullah, dalam kitab yang sama dengan jalur sanad dari Malik bin Dinar. Ia berkata, ''Jika ada orang yang dapat diajak, aku akan berteriak di menara Basrah pada malam hari, ''Neraka... Neraka....

=============oooo00000oooo=================


Maha Benar ALLAH dengan segala Firmannya, Ampunilah kami Ya ALLAH


Artikel Terkait :

Road To Hell : Apakah Isi Neraka Jahanam..?

Road To Hell : Masya Allah! Dasyatnya Pemandangan Neraka Jahanam

Walhamdulillahi Rabbil'alamin

Wahai Sahabatku, Brader, Sobat, Kang Mas, Bapak2, Ibu2, Kakak2, Adik2, Mari Sebarkan Posting ini ke semua Umat, dan Raihlah Amal Sholeh Jariah, Mari kita Kabarkan semuanya, Semoga Allah merahmati kita semua

e-referrer.com