Kamis, 20 Juni 2013

Tidak Henti-hentinya Berharap Hingga Maut Disembelih






Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


''Allaahumma sholli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad kamaa shollaita 'alaa ibroohiim wa 'alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid, Allaahumma baarik 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad kamaa baarokta 'alaa ibroohiim wa 'alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid.''


''Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia. Ya Allah, Berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim dan keluarga Ibrahim, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia''


Penghuni neraka tidak henti-hentinya berharap mendapat kebebasan sampai maut di sembelih. Setelah itu, mereka tidak mempunyai harapan lagi. Mereka putus harapan, menyesal, berduka cita, dan bersedih.

Dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim di kemukakan riwayat dari Abu Sa'id, dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda, ''Pada hari Kiamat kelak, maut didatangkan seperti kibas belang. Lalu, maut dihentikan antara surga dan neraka. Kemudian, diseru, ''Wahai penghuni surga, apakah kamu kenal siapa ini?'' Mereka mendongak dan dan memandang, lalu menjawab, ''Ya, ini adalah maut.'' Kemudian diseru pula, ''Wahai ahli neraka, apakah kamu kenal siapa ini?'' Mereka mendongak dan memandang lalu menjawab, ''Ya, itu adalah maut.'' Kemudian diperintahkan supaya maut disembelih dan diseru, ''Wahai alhi surga, kamu tetap kekal dan tidak akan mati. Wahai ahli neraka, kamu juga tetap kekal dan tidak akan mati.'' Kemudian, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassalam, membaca ayat:

Q.S. Maryam [19:39]




wa-an dz irhum yawma a l h asrati i dz qu dh iya a l-amru wahum fii ghaflatin wahum l aa yu/minuun a

[19:39] Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, (yaitu) ketika segala perkara telah diputus. Dan mereka dalam kelalaian dan mereka tidak (pula) beriman.

Hadis diatas juga diriwayatkan AtiTirmidzi dengan tambahan redaksi, ''Seandainya Allah tidak menetapkan bagi penghuni surga kehidupan yang kekal, tentu mereka akan meninggal dengan bahagia. Seandainya Allah tidak menetapkan bagi penghuni neraka kehidupan yang kekal, tentu mereka akan mati dengan penuh kesedihan.''

Makna hadis serupa juga diriwayatkan At-Tirmidzi, Imam Ahmad, dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah, dari Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wassalam. Di antara redaksinya adalah ''Penghuni surga terlihat ketakutan karena kkhawatir dikeluarkan dari tempat semula, sedangkan penghuni neraka terlihat bahagia dan senang karena berharap di keluarkan dari tempatnya semula.''

Dalam riwayat At-Tirmidzi di sebutkan, ''Mereka bahagia sambil mengharap syafaat.''

Al-Bukhari dan Muslim mengeluarkan hadis semakna dari Ibnu 'Umar, dari Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wassalam. Dalam riwayat ini ada tambahan redaksi, ''Penghuni surga semakin memperoleh tambahan kebahagiaan, sementara penghuni neraka memperoleh tambahan kesedihan.''

At-Tirmidzi meriwayatkan dari Abu Sa'id dari Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wassalam, dengan ringkas. Diantara redaksinya:

''Falau anna ahadaan maa farahaan lamaata ahlul jannati wa lau anna ahadaan maata huznaan lamaata ahlunnar.''

Artinya:
Seandainya ada yang meninggal dunia dalam keadaan bahagia, itulah penghuni surga. Seandainya ada yang meninggal dunia dalam keadaan sedih, itulah penghuni neraka.''

Ibnu Abi Hatim mengemukakan pula hadis di atas secara maknawi dengan sanad dari Ibnu Mas'ud, tetapi tidak marfu'. Di antara redaksinya adalah ''Penghuni surga dan penghuni neraka di kabari tentang keabadian mereka. Maka penghuni surga merasa sangat bahagia. Seandainya ada yang meninggal karena bahagia, merekalah orangnya. Sementara itu, penghuni neraka berteriak sejadi-jadinya. Seandainya ada yang meninggal karena teriakan, merekalah orangnya.'' Itu semua sesuai dengan firman Allah SWT:

Q.S. Al-Mu'min [40:18]



wa-an dz irhum yawma a l- aa zifati i dz i a lquluubu lad aa a l h an aa jiri k aats imiina m aa li l zhzhaa limiina min h amiimin wal aa syafii'in yu th aa ' u

[40:18] Berilah mereka peringatan dengan hari yang dekat (hari kiamat yaitu) ketika hati (menyesak) sampai di kerongkongan dengan menahan kesedihan. Orang-orang yang zalim tidak mempunyai teman setia seorang pun dan tidak (pula) mempunyai seorang pemberi syafa'at yang diterima syafa'atnya.

Ibnu Abi Ad-Dunya meriwayatkan dengan sanad dari Hisyam bin Hasan. Ia berkata, ''Suatu ketika 'Umar bin At-Khaththab melewati gundukan pasir sambil menangis, wahai Amirul Mukminin?'' Ia menjawab, ''Saya teringat penghuni neraka. Seandainya di dalamnya mereka kekal sesuai bilangan pasir ini, tentu mereka mempunyai batas waktu, tetapi ternyata tidak, mereka kekal di dalamnya.''

Makna riwyat ini disampaikan pula dari Ibnu Mas'ud, baik secara marfu' maupun mauquf.


Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman ber-sholawat-lah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya (Q.33 Al-Ahzab :56)


Walhamdulillahirabbil'alamin


Doa Yang Bermanfaat Di Neraka Jahanam





Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

''Allaahumma sholli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad kamaa shollaita 'alaa ibroohiim wa 'alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid, Allaahumma baarik 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad kamaa baarokta 'alaa ibroohiim wa 'alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid.''


''Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia. Ya Allah, Berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim dan keluarga Ibrahim, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia''


Orang-orang mukmin yang berada di neraka karena maksiatnya maka doa yang di ucapkannya di neraka mendatangkan manfaat. Imam Ahamd mengemukakan hadis Abi Zhilal (Nama Asli Abu Zhilal ialah Hilal, para ulama menganggapnya dho'if) dari Anas bin Malik, dari Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wassalam, beliau bersabda, ''Ada seorang hamba dalam Jahanam yang menyeru selama 1000 tahun, ''Ya Hannan (Wahai Dzat Yang Maha Pengasih) ...Ya Mannan (Wahai Dzat Yang Maha Pemberi Anugerah). Allah berfirman kepada malaikat Jibril, ''Temui orang itu dan bawa ke hadapan-Ku!'' Lalu Jibril menemui hamba tadi. Jibril mendapati penghuni neraka telungkup sambil menangis. Jibril kembali kepada Allah dan menceritakan apa yang ia lihat di neraka. Allah berfirman, ''Bawa hamba itu ke hadapan-Ku! Ia ada di tempat ini... ini... Jibril lalu membawa hamba yang dimaksud ke hadapan Allah. Kepada hamba itu, Allah berfirman, ''Wahai hamba-Ku, apa yang kamu rasakan di neraka?'' Hamba itu menjawab, ''Tuhanku! Neraka sungguh tempat kembali yang paling buruk.'' Allah memerintahkan, ''Kembalikan hamba-Ku ini ke neraka!'' Hamba itu memelas, ''Wahai Tuhanku, aku tidak pernah menginginkan setelah Engkau keluarkan darinya, lalu Engkau mengembalikanku lagi. Allah kemudian berfirman, ''Tinggalkan hamba-Ku ini.''

Imam At-Tirmidzi mengeluarkan hadis dari jalur Rusydin bin Sa'd. Ia berkata bahwa Ibnu An'am telah memberitakan kepadaku, dari Abi Utsman, dari Abu Hurairah, dari Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wassalam, beliau bersabda, ''Ada dua orang dalam neraka yang teriakannya sangat kencang. Allah berfirman, ''Keluarkan dua hamba itu!'' Ketika dua orang itu telah keluar, Allah bertanya, ''Mengapa kalian berteriak sangat kencang?'' Keduanya menjawab, ''Kami melakukan itu semata-mata agar Engkau mengasihi kami.'' Allah berfirman, ''Rahmat dan Sayang-Ku untuk kalian ke neraka seperti semula!'' Keduanya lalu pergi menuju neraka. Salah seorang dari mereka menceburkan diri ke dalamnya. Allah menjadikan baginya dingin dan selamat. Namun, seorang lagi tidak mau melakukannya. Allah bertanya kepadanya, ''Apa yang mencegahmu dari menceburkan diri ke dalam neraka sebagaimana sahabatmu?'' Ia menjawab, ''Aku sungguh menginginkan tatkala Engkau mengeluarkanku dari Neraka agar tidak mengembalikanku lagi kesana.'' Allah lalu berfirman, ''Untukmu apa yang kau inginkan.'' Akhirnya, kedua orang itu dimasukkan ke dalam syurga semata-mata karena rahmat Allah SWT''. (Menurut Imam Tirmdizi sanad hadis ini lemah)

Dalam Shahih Muslim dikemukakan riwayat dari Anas bin Malik, dari Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wassalam, beliau bersabda, ''Ada empat orang dikeluarkan dari neraka lalu dihadapkan kepada Allah. Salah seorang di antara mereka berkata, ''Wahai Tuhanku, tatkala Engkau mengeluarkanku dari sana, aku mohon Engkau tidak mengembalikanku lagi ke sana!'' Kemudian, Allah menyelamatkan hamba itu dari neraka.''

Hadis ini juga dikeluarkan Ibnu Hibban dalam Shahih-Nya. Diantara redaksinya adalah, ''Hamba itu menoleh dan berkata, ''Wahai Tuhanku, ini bukanlah yang aku harapkan dari-Mu.'' Allah bertanya, ''Lalu, apa harapanmu?'' Ia menjawab, ''Harapanku ialah ketika Engkau mengeluarkanku dari neraka, kiranya Engkau tidak mengembalikanku lagi kesana.'' ALLAH kemudian merahmati dan memasukkannya ke surga.''

Imam Ahmad mengeluarkan riwayat 'Ali bin Zaid bin Zaidan, dari Ibnu Al-Musayyabab, dari Abi Sa'id, dari Abu Hurairah, dari Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wassalam, beliau bersabda, ''Ada dua orang yang paling akhir ALLAH keluarkan dari neraka. Kepada salah satunya, ALLAH berfirman, ''Wahai anak Adam, apakah yang telah engkau siapkan untuk menyonsong hari ini (Akhirat)? Apakah engkau melakukan amal kebaikan? Tidak, Wahai Tuhanku! Kemudian, ia diperintahkan dikembalikan ke neraka. Ia adalah ahli neraka yang paling menyesal. Kepada yang satunya, ALLAH bertanya, ''Apa yang telah engkau persiapkan untuk menyongsong hari ini (akhirat)? Apakah engkau berbuat kebaikan? Atau berharap penuh kepada-KU?'' Ia menjawab, ''Tidak wahai Tuhanku, kecuali bahwa aku banyak berharap kepada-Mu.'' Lalu, ditegakkanlah sebuah pohon untuknya.''

Hadis ini selanjutnya menjelaskan bahwa ia masuk ke dalam syurga dan mendapatkan kenikmatan di dalamnya.

Hannad bin As-Sary mengeluarkan riwayat dari jalur Abi Harun Al-Abdi (Ia sangat dha'if), dari Abi Sa'id Al-Khudri, dari Nabi Muhammad Shallallahi 'Alaihi Wassalam, ''Ada sekelompok orang yang dimasukkan ALLAH ke dalam neraka, kemudian neraka membakarnya sampai mereka menjadi arang hitam. Mereka adalah penghuni neraka paling atas. Mereka kemudian mengharapkan pertolongan kepada ALLAH, ''Wahai Tuhan kami, keluarkan kami dari neraka. Jadikan kami berada di balik tembok (neraka) ini.'' Seketika itu, mereka sudah ada di balik tembok. Mereka sekarang melihat bahwa tembok itu tidak memberikan manfaat apa-apa. Mereka sekarang melihat bahwa tembok itu tidak memberikan manfaat apa-apa. Mereka kembali memohon, ''Tuhan kami! Jadikan kami berada dibalik pagar-pagar (neraka) ini. Kami janji tidak akan meminta lain lagi setelah itu.'' Kemudian, ALLAH mengangkatkan sebuah pohon hingga mereka terbebas dari panas api neraka.''

DOA YANG BERMANFAAT Di DUNIA, SILAHKAN DI BUKA LINKNYA, ATAU MAU MENYESAL???:(








Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman ber-sholawat-lah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya (Q.33 Al-Ahzab :56)


Walhamdulillahirabbil'alamin


Ruang Tukar Link II : Blog Sahabat Road to Hell - Jalan ke Neraka

ROADTOHELL.gif
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

''Allaahumma sholli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad kamaa shollaita 'alaa ibroohiim wa 'alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid, Allaahumma baarik 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad kamaa baarokta 'alaa ibroohiim wa 'alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid.''

''Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia. Ya Allah, Berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim dan keluarga Ibrahim, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia''


Bagi sahabat yang ingin bertukarlink maupun di follow blognya silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar blog ini. Semoga dengan bertukarlink maupun berfollow semakin bertambah Sahabat dan Silaturahimnya, dan Allah ridha akan hal ini. Bagi sahabat yang ingin bertukar baner link ataupun Link, silahkan mengambil kode baner blog Road to Hell - Jalan ke Neraka di navigasi menu, untuk Linknya Silahkan di kopi saja.


alzaytun-down-green.pngBlog Sahabat Road to Hell - Jalan ke Nerakaalzaytun-down-green.png
=========oooooo000000ooooo=========

.:: Selamat Datang ::. Di Blog sederhananya Zirman Si Urang Dari Banjarmasin * KUMPULAN MP3 BAND INDIE TERLENGKAP * angthienyang.mywapblog.com * Nothing is impossible * Achmad Surya Afandy * Zizhie's Mobile Blog * DSALJ ( New Blog My 2013 ) * Chariz IPTN.org * ITA * RIDWAN TURI MWB * Gubug Bambu™ * Inverno Blogzine * Hasan Tips & Trick * Muhamadikrom's Mobile BlogMoh.Shodhiq Mobile Blog * Said's Blog * zyodiablo Mobile Blog * Mels Mobile Blog's * Symbian Go Blog™ * bayu krisna yudha's Mobile Blog * ndu saputra's Mobile Blog™ * LUCX OF THE HACK™ * Apapun Itu Mobile Blog * Rohendi Akatsuki Mobile * Kumprunk Blogs Berbagi Tips N Trik * Kumpulan Link™ Blog MWB™ * HaBirauWap MyWapBlog™ * Majalah Dan Artikel Twisted * m rizal p's Mobile Blog * Jokotole's Mobile Blog * IKOZ.HECK.IN * Van yaschwein blog * hanscorps Mobile Blog * Dokay Pasoendan *


==========oooooo000000ooooo=========
alzaytun-down-green.pngBanner Sahabat Road to Hell - Jalan ke Nerakaalzaytun-down-green.png
==========oooooo000000ooooo=========

gapzic-logo.gif vha.gifzonabacklinklogo.gif
tetes.gifblog.gif


fanamutiaratimur.gif
bottom.png
afika-1.jpeg
logo-2.gif
Kumpulan Mp3 Band Indie
logo1.png
logo.png
q.png
q.png
==========oooooo000000ooooo=========
no-porn.gif

Posting Tukarlink ini Insya Allah juga diposting disini :






Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman ber-sholawat-lah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya (Q.33 Al-Ahzab :56)


Walhamdulillahirabbil'alamin

JALANKENERAKA_BANNER.gif

Al Qur'an Mu'jizat Nabi Muhammad SAW Yang Terbesar, Tidak ada perselisihan di dalamnya.





A'udzubillahiminasyaithonirrojim




Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


''Allaahumma sholli'alaa Muhammad wa'alaa aali Muhammad kamaa shollaita 'alaa ibroohiim wa 'alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid, Allaahumma baarik 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad kamaa baarokta 'alaa ibroohiim wa 'alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid.''

''Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia. Ya Allah, Berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim dan keluarga Ibrahim, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia''



Al Qur'an adalah sebuah kitab yang sama sekali didalamnya bersih daripada perselisihan, pertentangan dan pertikaian. Sekalipun Al Qur'an ini begitu tebal, ayat-ayatnya pun begitu banyak, isinya mengandung berbagai soal, seperti soal hukum, soal penanggalan, soal masyarakat dan sebagaianya, dengan susunan yang sangat rapi dan rangkaian kata yang amat indah, namun tetap bersih daripada yang dikatakan perselisihan. Dan walaupun kadang-kadang satu kejadian atau satu riwayat atau satu soal dikatakan berulang-ulang, tetapi didalamnya tidak terdapat perselisihan atau pertentangan sedikit pun. Tentang ini oleh Al Qur'an sendiri telah dinyatakan:

 surah / surat : An-Nisaa Ayat : 82

Download MP3

afal aa yatadabbaruuna a lqur- aa na walaw k aa na min 'indi ghayri al l aa hi lawajaduu fiihi ikhtil aa fan katsiir aa n

82. Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur'an ? Kalau kiranya Al-Qur'an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.

Maksud ayat ini jelas dinyatakan kepada para orang yang tidak mau percaya atau ragu terhadap Al Qur'an, bahwa ia itu diturunkan dari hadhirat ALLAH, mengapa mereka itu tidak memikirkan akan Qur'an? Karena jika itu bukan dari hadhirat ALLAH, niscaya mereka akan mendapati didalamnya banyak ayat-ayat yang isinya berselisih atau berlawanan.

Dengan ini jelaslah, bahwa Al Qur'an itu bukan buatan atau karangan Nabi Muhammad SAW., dan bukan pula karangan manusia yang lainnya, tetapi dari wahyu ALLAH yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Demikianlah diantara sifat-sifat keistimewaan Al Qur'an yang harus diperhatikan oleh siapa yang mau memperhatikan.


Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman ber-sholawat-lah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya (Q.33 Al-Ahzab :56)

Walhamdulillahirabbil'alamin


Lembah-lembah Neraka, Sungai-sungai Neraka, Sumur-sumur Neraka dan Rumah-rumah Neraka Jahanam





A'udzubillahiminasyaithonirrojim




Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


''Allaahumma sholli'alaa Muhammad wa'alaa aali Muhammad kamaa shollaita 'alaa ibroohiim wa 'alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid, Allaahumma baarik 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad kamaa baarokta 'alaa ibroohiim wa 'alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid.''

''Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia. Ya Allah, Berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim dan keluarga Ibrahim, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia''

Diriwayatkan oleh 'Athiyyah dari Ibnu 'Umar tentang firman Allah SWT.:

surah / surat : Al-Balad Ayat : 11


falaaq tahamaal 'aqabah

11. Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar.

Ibnu 'Umar berkata, ''Aqabah adalah sebuah gunung di neraka sebagaimana telah dijelaskan pada di awal. Disana, kami menyebutkan sebuah riwayat dari Abu Raja'. ''Telah sampai kepadaku informasi bahwa gunung itu baru bisa didaki selama 7.000, demikian pula untuk dituruni.''

Diriwayatkan dari Luqman bin 'Amir, dari Abu Umamah secara marfu': ''Ghayy dan Atsam adalah dua sungai di bagian paling bawah neraka. Padanya mengalir air nanah penghuni neraka.'' Telah dikemukakan pula riwayat yang marfu' dan yang mauquf bahwa keduanya adalah dua sumur di neraka.

Diriwayatkan pula dari Ibnu 'Abbas secara marfu' bahwa ghayy adalah sebuah lembah di neraka. Namun, ke-marfu'-an hadis ini tidak sah.

Diriwayatkan dari Ishaq, dari Abu 'Ubaidah bin Abdillah mengenai firman Allah SWT:

surah / surat : Maryam Ayat : 59


fakhalafa min ba'dihim khalfun a daa 'uu al shshalaata wa ittaba'uu al sysyahawaati fasawfa yalqawna ghayyaan

59. Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan,

'Ubaidah berkata, ''Ghayy adalah sebuah lembah di neraka. Makanan disanan sangat menjijikan dan lembah itu sangat dalam.''

Hadis ini diriwayatkan pula oleh Al-Baihaqi dengan redaksi, ''Ghayy adalah sebuah sungai mendidih di neraka. Orang-orang yang menuruti hawa nafsu akan merasakannya.''

Hadis ini diriwayatkan pula melalui jalur lain dari Ishaq, dari Al-Bara', dari 'Azib dengan redaksi yang sama. Diriwayatkan pula oleh 'Amir bin Qais, dari 'Athiyyah, dari Abu 'Ubaidah. Ia berkata, ''Ghayy adalah sebuah sungai di neraka.''

Hamman berkata dari Qatadah, ''Atsam adalah sebuah lembah di neraka.'' hal serupa dikatakan Ibnu Abi Najih, dari Mujahid.

Syafi bin Mati' berkata, ''Dineraka ada sesuatu semacam istana (qahsr) bernama Hawa. Orang kafir dilemparkan dari atas menuju tempat itu selama 40 tahun.'' Allah SWT. berfirman:

surah / surat : Thaahaa Ayat : 81

Download MP3

kuluu min th ayyib aa ti m aa razaqn aa kum wal aa ta th ghaw fiihi faya h illa 'alaykum gha dh abii waman ya h lil 'alayhi gha dh abii faqad haw aa

81. Makanlah di antara rezki yang baik yang telah Kami berikan kepadamu, dan janganlah melampaui batas padanya, yang menyebabkan kemurkaan-Ku menimpamu. Dan barangsiapa ditimpa oleh kemurkaan-Ku, maka sesungguhnya binasalah ia.

Di neraka pun terdapat sebuah lembah beranama Atsam. Didalamnya terdapat banyak ular dan kalajengking. Pada setiap tulang punggung binatang itu tersimpan sekitar 70.000 racun. Kalajengkingnya sebesar bigal dan sesungguhnya di neraka terdapat sebuah lembah bernama Ghayy yang padanya mengalir nanah dan darah. Di neraka pun terdapat 70 penyakit. Setiap penyakit sama seperti satu dari bagian-bagian neraka. (Hadis ini dikeluarkan oleh Ibnu Abi Ad-Dunya)

Yazid bin Dirham meriwayatkan dari Anas mengenai firman Allah SWT.:

surah / surat : Al-Kahfi Ayat : 52


wayawma yaquulu n aa duu syurak aa -iya al la dz iina za'amtum fada'awhum falam yastajiibuu lahum waja'aln aa baynahum mawbiq aa n

52. Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Dia berfirman: "Serulah olehmu sekalian sekutu-sekutu-Ku yang kamu katakan itu". Mereka lalu memanggilnya tetapi sekutu-sekutu itu tidak membalas seruan mereka dan Kami adakan untuk mereka tempat kebinasaan (neraka).

Anas berkata, ''Maubiqa adalah sebuah lembah dari nanah di neraka.''

Dalam riwayat lain disebutkan: ''Maubiqa adalah sebuah sungai di neraka yang di aliri nanah dan darah.'' Riwayat ini dikeluarkan oleh 'Abdullah bin Al-Imam Ahmad.

Abdullah bin 'Amr berkata, ''Maubiqa adalah lembah sangat dalam di neraka.''

An-Nu'man bin 'Abdissalam meriwayatkan dari Abu Mughallis bin 'Ali, dari Ayyub bin Yazid, dari Yahya bin Abi Katsir, dari seseorang, dari 'Amr bin 'Abasah. Ia berkata, ''Al-Falaq adalah sebuah sumur di neraka. Bila dinyalakan, sumur itu akan menyala...'' (Dikeliarkan oleh Ibnu Abi Ad-Dunya)

Hadis ini dikeluarkan pula oleh Ibnu Abi Hatim, dari Ibnu Yazid, dari Yahya bin Abi Katsir, dari 'Amr bin Abasah.

Ibnu Abi Hatim mengeluarkan riwayat melalui jalur As-Sadi, dari Zaid bin 'Ali, dari orang tuanya. Mereka berkata, ''Al-Falaq adalah sebuah Sumur di neraka. Bila dinyalakan, sumur itu akan menyala.'' Dikeluarkan oleh Ibnu Abi Ad-Dunya)

Hadis ini dikeluarkan pula oleh Ibnu Abi Hatim, dari Ibnu Yazid, dari Yahya bin Abi Katsir, dari 'Amr bin 'Abasah.

Ibnu Abi Hatim mengeluarkan riwayat melalui jalur As-Sadi, dari Zaid bin 'Ali, dari orang tuanya. Mereka berkata, ''Al-Falaq adalah sebuah sumur dalam di dasar neraka yang diberi penutup. Jika penutup itu dibuka, keluarlah api yang menggoncangkan neraka karena begitu panasnya api yang keluar.''

Diriwayatkan dari Ibnu Lihai'ah Ibnu 'Ajlan, dari Abu 'Ubaid nahwa Ka'ab Al-Akhbar berkata, ''Al-Falaq adalah sebuah rumah di dalam Jahanam. Apabila rumah itu dibuka, semua penghuni neraka akan berteriak.''

Dalam Tafsir Ath-Thabari dikemukakan sebuah riwayat dari Abdul Jabbar Al-Khaulani. Ia berkata, ''Salah seorang sahabat Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalam tiba di Syam. Ia memerhatikan kehidupan kafir dzini beserta kehidupan yang dijalaninya. Ia kemudian berkata, ''Ini tak bisa dibiarkan. Bukankah dibelakang mereka terdapat Al-Falaq?'' Ketika ditanya tentang Al-Falaq itu, ia menjawab, ''Rumah di dalam Jahanam. Jika dibuka, penghuni neraka akan semakin berteriak.''

Di dalam kitab tafsir yang sama ditemukan hadis marfu' dari Abu Hurairah: ''Al-Falaq adalah sumur di dalam Jahanam yang ditutup.''

Yahya bin Yaman meriwayatkan dari Sufyan, dari Salamah bin Kuhail, dari Sa'id Jubair. Ia berkata, ''Sa'ir adalah sebuah lembah nanah di dalam Jahanam.'' (Dikeluarkan oleh Ibnu Hatim)

Khalid bin Yazid bin Abi Malik, dari ayahnya, berkata, ''Di dalam Jahanam terdapat sungai-sungai. Siapa yang dimasukkan ke dalamnya, ia kan binasa selama 70 tahun.'' ia kemudian membaca ayat:

surah / surat : Al-Jaatsiyah Ayat : 34

Download MP3

waqiila a lyawma nans aa kum kam aa nasiitum liq aa -a yawmikum h aadzaa wama/w aa kumu al nn aa ru wam aa lakum min n aas iriin a

34. Dan dikatakan (kepada mereka): "Pada hari ini Kami melupakan kamu sebagaimana kamu telah melupakan pertemuan (dengan) harimu ini dan tempat kembalimu ialah neraka dan kamu sekali-kali tidak memperoleh penolong".

Hadis ini dikeluarkan oleh Ibnu Abi Ad-Dunya.


Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman ber-sholawat-lah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya (Q.33 Al-Ahzab :56)

Walhamdulillahirabbil'alamin


Lembah, Gunung, Sumur, Mata Air dan Sungai-Sungai Neraka Jahanam





A'udzubillahiminasyaithonirrojim




Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


''Allaahumma sholli'alaa Muhammad wa'alaa aali Muhammad kamaa shollaita 'alaa ibroohiim wa 'alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid, Allaahumma baarik 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad kamaa baarokta 'alaa ibroohiim wa 'alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid.''

''Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia. Ya Allah, Berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim dan keluarga Ibrahim, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia''


Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Darraj, dari Abu Haitsam, dari Abu Sa'id, dari Nabi Muhammad Shalallahu ' Alaihi Wassalam, dijelaskan bahwa Nabi bersabda, ''Wail adalah sebuah lembah di neraka. Orang-orang kafir ketika dilemparkan membutuhkan 40 tahun sebelum mencapai dasar lembah itu.''

Dalam hadis lain disebutkan bahwa Rasulullah bersabda, ''Wail adalah suatu lembah yang berada di antara dua gunung. Orang kafir meluncur selama 70 tahun sebelum mencapai dasarnya.'' (H.R. Imam Ahmad dan At-Tirmidzi)

At-Tirmidzi menjelaskan bahwa hadis ini tidak dikenal, kecuali jalur Ibnu Luhaiah dari Darraj. Akan tetapi, Ibnu Hibban dan Hakim mengeluarkan hadis ini melalui jalur 'Amr bin Harits dari Darraj.

Ibnu Jariri mengeluarkan pula hadis ini dengan sanad yang perlu diteliti dari Utsman , dari Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalam, beliau bersabda, ''Wail adalah lembah dari api di neraka.''

Hadis ini dikeluarkan pula oleh Al-Bazzar dengan sanad majhul dari Sa'ad bin Abi Waqqash, ''Sesungguhnya di dalam neraka terdapat batu yang dinamai Wail. Penghuni neraka menaikinya, lalu turun lagi.''

Ibnu Abi Hatim meriwayatkan melalui jalur Al-Hammani, dari Khalaf bin Khalifah, dari Al-'Ala bin Musayyab, dari bapaknya, dari Abu 'Ubaidah, dari 'Abdullah, ia berkata, ''Wail adalah lembah dari nanah dalam neraka.''

Melalui jalur sanad Al-Maharbi, dari Al-'Ala bin Musayyab, dari bapaknya dan 'Ashim bin Abu An-Najud, keduanya mengatakan, ''Ada telaga dalam neraka yang dinamai Wail. Di dalamnya mengalir nanah penghuni neraka yang bercampur darah.''

Diriwayatkan dari Zaid bin Aslam, dari 'Atha bin Yasar, ia berkata, ''Wail adalah suatu lembah dalam neraka. Apabila gunung melewatinya, niscaya ia meleleh karena panasnya.''

Malik bin Dinar berkata, ''Wail adalah suatu telaga dalam neraka. Didalamnya ada berbagai macam siksa.''

Abu 'Iyadh berkata, ''Wail adalah lembah yang di dalamnya terdapat nanah bercampur darah.''

Dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dengan jalur sanad dari Abu 'Iyadh, ia berkata, ''Wail adalah tanker dalam dasar neraka yang di dalamnya mengalir nanah penguni neraka yang bercampur darah.''

Dikatakan juga dari Ustman dengan jalur sanad yang sama.

Al-A'masy meriwayatkan dari Zirr, dari Wa'il bin Mahamah, ia berkata, ''Wail adalah lembah dalam neraka yang di dalamnya mengalir nanah penghuni neraka.''

Penafsiran ayat Sa-ur hiquhuu sha'udaan

Diriwayatkan oleh Darraj, dari Abu Haitsam, dari Abu Sa'id, dari Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalam, beliau bersabda mengenai firman Allah SWT:

surah / surat : Al-Muddatstsir Ayat : 17


saurhiquhu sha'uudaan

17. Aku akan membebaninya mendaki pendakian yang memayahkan.

Beliau bersabda, ''Ia (yang dimaksud pada ayat itu) adalah gunung dari api. Penghunu neraka akan diperintahkan untuk mendakinya. Apabila gunung itu disentuh , tangan mereka akan meleleh. Ketika diangkat, tangan itu akan kembali sedia kala. Ketika kaki di injakkan di atas gunung itu, kaki tersebut akan meleleh. Ketika diangkatkan kembali, kaki akan kembali sedia kala. Gunung itu dapat di daki selama 70 tahun. Selama itu pula penghuni neraka turun darinya.''

Hadis ini dikeluarkan Imam Ahmad dan lainnya dengan menggunakan redaksi dan makna yang sama.

Hadis ini dikeluarkan juga oleh At-Tirmidzi dengan agak ringkas. Pada hadis itu dijelaskan bahwa Ash-Sha'ud adalah gunung dari api yang didaki oleh orang kafir selama 70 tahun. Lalu, mereka tergelincir dari puncaknya selama itu pula. At-Tirmidzi menjelaskan bahwa hadis ini gharib dan tidak diketahui sebagai hadis marfu', kecuali dari jalur Ibnu Lahaiyah dari Ad-Darraj. Akan tetapi, 'Amr bin Harits juga meriwayatkan dari Darraj sebagaimana dikeluarkan oleh Hakim. Hakim menjelaskan bahwa sanad hadis ini shahih.

Hadis ini juga diriwayatkan oleh Syarik, dari 'Ammar Ad-Duhni, dari 'Athiyyah, dari Abu Sa'id Al-Khudri, dari Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalam. Jalur sanad ini dikeluarkan oleh Al-Bazzar. Al-Bazzar menjelaskan bahwa Syarik menyendiri dalam meriwayatkan hadis ini secara marfu', sedangkan Sufyan me-mauquf-kan hadis ini pada Abu Sa'id.

'Amr bin Qais Al-Mala'i juga meriwayatkan hadis ini dari 'Athiyyah, dari Abu Said Al-Khudri, dari Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalam.

Dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Simak, dari 'Ikrimah, dari Ibnu 'Abbas dijelaskan tentang firman Allah SWT ''Sa'ur hiquhuu sha'uudan'' Ibnu 'Abbas berkata, ''Sha'ud adalah gunung dari api.''

Diriwayatkan pula secara dhaif dari Adh-Dhahak dari Ibnu 'Abbas, ia berkata, ''Sha'ud adalah gunung dari api. Setiap orang yang berdosa mendakinya pasti akan terpeleset dan terlemparkan ke dalam neraka.''

Ibnu Sa'id berkata, ''Sha'ud adalah gunung dari batu yang disimpan dalam neraka. Penghuni neraka diperintahkan untuk mendakinya. Ketika telah sampai di puncaknya, ia dikembalikan ke bawah. Lalu ia diperintahkan lagi untuk mendakinya. Begitu seterusnya selamanya. Demikianlah, kebiasaan penghuni neraka. Mereka ditarik dari depan dengan rantai besi dan dipukul dari belakang dengan belenggu dari besi. Mereka mendaki gunung itu selama 40 tahun.''

Hal serupa dijelaskan oleh Ayyub bin Basyir, dari Syafi bin Mati', ia berkata, ''Dalam neraka terdapat suatu gunung yang didaki oleh kafir selama 40 tahun.'' (Dikeluarkan oleh Ibnu Abi Ad-Dunya)

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman ber-sholawat-lah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya (Q.33 Al-Ahzab :56)

Walhamdulillahirabbil'alamin


Rabu, 12 Juni 2013

Pentingnya Muslim Mempelajari Bahasa Ibrani


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Bismillahirrahmanirrahim



Road to Hell - Jalan ke Neraka - Penyebaran bahasa Semit cukup luas meliputi wilayah Timur Tengah, Afrika Tengah dan Afrika Timur. Bahasa Semit berkembang sejak 3000 SM ketika masa pemerintahan Nabi Nuh AS. Konon, Nabi Nuh memiliki putra bernama Sem, kemudian nama itu diabadikan sebagai nama bahasa Semit.

Adapun yang termasuk bahsa Semit adalah: Bahasa Arbag, bahasa Amhar, bahasa Ibrani dan bahasa Tigri. Penutur bahasa Arab mencapai 200 juta maka eksistensi bahasa Arab sangat kuat, sedangkan penutur bahasa Ibrani, bahasa Amhar, dan bahasa Tigri hanya 6-10 juta penutur, maka ketahanan bahasa-bahasa ini kian lama akan melemah dan pada akhirnya bisa punah sebagaimana bahasa Kawi di Indonesia. Ketahanan hidup suatu bahasa lebih ditentukan oleh jumlah penutur, kondisi sosial politik, adat istiadat dan arus perubahan sosial.

Bahasa Ibrani merupakan bahasa yang mengalami pasang surut dalam perkembangannya selaras dengan kondisi yang dialami oleh penutur aslinya yaitu bangsa Israel. Bangsa Israel adalah bangsa yang selalu bermasalah dan selalu membuat masalah. Sepanjang hidup mereka banyak sengsaranya daripada bahagianya. Banyak raja diktator seperti Namrutz, Fir'aun, Hirodes dan raja-raja di Roma yang menindasnya. Bahkan, Jerman di bawah Hitler (1933), dengan program Holocaust-nya ingin menghapuskan bangsa Israel dari muka bumi.

Sampai awal abad 20 ini, Israel belum tenteram hatinya karena ancaman Iran yang tidak pernah mau mengakui berdirinya negara Israel. Bagi Iran, Israel adalah biang kerok, segala kekacauan yang tidak pantas diberikan tempat. Alhasil, Judieophobia pun (anti bangsa Yahudi) terus berlangsung hingga sekarang.

Sumber: Iman Hijrah dan Jihad Blog
http://mekahmadinah.faa.im/pentingnya-mempelajari-bahasa-ibrani.xhtml

Komentar Kopas dan Spam tidak ditampilkan



Walhamdulillahi Rabbil'alamin

Terapi Nursyifa : Pengobatan Alternatif " Berdasarkan Al Qur'an & As Sunnah "








" Berdasarkan Al Qur'an & As Sunnah "



TERAPI NURSYIFA' TERAPI SEKALIGUS BERIBADAH MENGOBATI & MEMBERI BANYAK HIKMAH YG MANFAAT

Berdedikasi Mengamalkan Pengobatan Selama Lebih Dari 25 Tahun Revised/disempurnakan :06 November 2012 18:15 .

" Al-Qur'an itu adalah Pedoman, Petunjuk dan Penawar bagi orang-orang yang beriman. " (QS. Fushshilat : 44)

" Sesungguhnya telah Allah datangkan sebuah Kitab berisi Ilmu Pengetahuan ( Teknologi Al-Qur'an) kepada Kita semua, sebagai Petunjuk dan Rahmat bagi Orang2 yang beriman " (QS. Al A'raaf : 52)

" Bagi orang yang sempurna akal, ialah mereka yang selalu berdzikir kepada Allah sambil berdiri, duduk dan berbaring ". ( QS. Al-Imraan : 191 )


Terapi NurSyifa' Mampu Menyembuhkan :
  • *. Sakit Maag dalam waktu 4 (empat) hari saja.
  • *. Sakit Kepala dalam waktu 4 (empat) hari saja.
  • *. Stress Depresi dalam waktu 4 (empat) hari saja.
  • *. Sakit Asam Urat dan Rematik dalam waktu 4 (empat) hari saja.
  • *. Sakit Demam Berdarah dalam waktu 1 (satu) Minggu saja.
  • *. Sakit Peradangan Panas Dalam dalam waktu 1 (satu) Minggu saja.
  • *. Sakit Tidak Bisa Tidur dalam waktu 1 (satu) Minggu saja.
  • *. Sakit Alergi Gatal2 dalam waktu 1 (satu) Minggu saja.
  • *. Sakit Amandel dalam waktu 2 (dua) Minggu saja. Tanpa operasi.
  • *. Pembuluh Darah Tersumbat dalam waktu 2 (dua) Minggu saja.
  • *. Sakit Batu Ginjal dalam waktu 3 (tiga) Minggu saja. Tanpa operasi.
  • *. Sakit Asma dalam waktu 3 (tiga) Minggu saja. Tuntas.
  • *. Sakit TBC Paru2 dalam waktu 3 (tiga) Minggu saja. Tanpa obat2an Kimia.
  • *. Sakit Jantung Koroner dalam waktu 3 (tiga) Minggu saja. Tanpa operasi.
  • *. Sakit Darah Tinggi Hypertensi dalam waktu 3 (tiga) Minggu saja.
  • *. Sakit Narkoba Ketergantungan obat dalam waktu3 (tiga) Minggu saja.
  • *. Sakit Persendian dan Pengapuran dalam waktu 3 (tiga) Minggu saja.
  • *. Kista Myoma Mium dalam waktu 3 (tiga) Minggu saja. Tanpa operasi.
  • *. Benjolan Tumor dalam waktu 3 (tiga) Minggu saja.Tanpa operasi.
  • *. Memperpanjang Usia para penderita Kanker yangtelah divonis Medis usianya tinggal beberapa waktu lagi saja.
  • *. Dan Masih Banyak Lagi yang dapat disembuhkan Terapi NurSyifa'...

Lama Terapi Pengobatan Penyakitnya tergantung kedalaman Sakitnya dan telah berapa lama diderita, tiap orang berbeda2 tidak sama.

Terapi NurSyifa' adalah sebagai pelabuhan terakhir bila pengobatan2 lainnya telah angkat tangan tak mampu menyembuhkan, Alhamdulillah, berobat Terapi NurSyifa' ternyata dapat sembuh kembali sehat dalam waktu relatif singkat dengan Pertolongan Kemukjizatan (dibaca karomah dari ALLAH untuk Nursyifa)) Tuhan Allah Yang Maha Menyembuhkan. Datangi Terapi NurSyifa' dan Sembuh Sehat Kembali. Yakin...

Terapi NurSyifa' mengetahui sebab2 berjangkitnya penyakit dalam tubuh Manusia karena telah berpengalaman puluhan tahun dan mengetahui cara mengobatinya dengan cepat, aman efektif alami dan Islami, tanpa efek samping negatif yang merugikan, malah membuka berbagai pintu2 kebaikan & rejeki.

BERHATI-HATI LAH JANGAN MENGAMBIL RESIKO :


Jangan mengambil resiko dengan meminum obat2 (Herbal) baru yang menjamur dan ditawarkan secara menggebu2 melalui Internet, karena belum teruji khasiatnya, bisa saja berbahaya bila diminumdalam jangka panjang karena takaran atau dosisnya tak tepat / tidak pas, dan kembali jadi racun.

Ada Pasien yang berobat, karena tergiur oleh iklan di Internet dan meminum kulit manggis (Merk dirahasiakan), setelah meminum beberapa kali langsung muntah darah, mungkin karena terlalu keras atau karena alergi. Obat2an herbal baru yang beredar di Internet belum teruji secara klinis khasiatnya, dosisnya yang tepat dan pas, untuk jangka panjang apa efek negatipnya belum banyakdiketahui.

Seperti buah Pace atau Mengkudu dulu digembar-gemborkan bisa mengobati berbagai penyakit, ternyata sedikit sekali khasiatnya dan yang meminumnya tidak sembuh bahkan banyak yang alergi, gatal2 dan muntah. Awas singkong ada yang beracun dan harus diparut dulu sebelum dimakan !
Banyak Herbal yang beracun kalau salah peracikannya atau diminum melebihi takaran seperti buah dewa, kina, dll. Harus pas dosis / takarannya ! Ada akar pohon beracun digunakan buat meracun ikan disungai.

* Berhati2lah jangan ambil resiko, maunya sembuh malah bertambah parah sakitnya. Sebaiknya langsung saja datang ke ahlinya yang telah berpengalaman puluhan tahun mengobati jadi pasti sembuhnya.

* Terapi NurSyifa' telah berpengalaman mengobati selama puluhan tahun sejak 1984. Pak Haji Bambang dan bu Hajjah Dewi telah lebih dari 40 tahun menggali Al Qur'an dan dari berbagai khazanah pengobatan para Nabi dan Wali2 Allah serta dari berbagai resep ramuan tradisional yang manjur berkhasiat khazanah Indonesia.

Terapi pengobatannya menggunakan energi Ilahiyah berlandaskan Bio Teknologi Al Qur'an yangtelah diuji dan dimaksimalkan selama puluhan tahun hingga mencapai kesempurnaan. Ramuan Obat2an yang diberikan telah teruji secara klinis khasiatnya menyembuhkan berbagai penyakit berat hingga kronis selama puluhan tahun tanpa efek samping negatip yang berbahaya.


Saat ini Terapi NurSyifa' telah menjadi Pengobatan Alternatif yang Terpercaya dan Terkemuka di Indonesia, Pasien berdatangan dari berbagai penjuru wilayah dan kota2 di Indonesia dari Sabang hingga Merauke, dari Manca-negarapun berdatangan berobat seperti dari negara2 tetangga, Singapore, Malaysia, Jepang, Korea, sampai Arab Saudi, Belanda, Eropa, Inggris, Amerika, dan dari berbagai penjuru Dunia.

Terapi NurSyifa' telah mendunia (World-wide) dan dipercaya sebagai pelabuhan terakhir bila pengobatan medis maupun pengobatan lainnya telah gagal dan angkat tangan tidak mampu mengobati dan Alhamdulillah Sembuh dengan Pertolongan Allah Yang Maha Penyembuh. Insya Allah Kun Fayakun, dijamin oleh Allah Sembuh Sehat kembali bila mau berzikir dan medekat pada Allah agar doanya dikabulkan Allah SWT. (QS. Al Baqarah : 186, Al Mukmin : 60).

YAYASAN NURSYIFA'
Jl. Kalipasir Tembok 26 - Menteng Raya - Jakarta Pusat 10340 - Belakang Gedung Joang '45 -- Hotel Treva Int. Atau masuk melalui jalan Kantor Pos Cikini. Atau Jl. Kramat 4 samping Pompa Bensin Kramat Raya.

Untuk Informasi : (62-21) 314 7850, (021) 391 7929
Pengobatan Jarak Jauh : 62-816 14 23923, 0816 14 23923.
Buka Aura : 62-856 123 6269, 0856 123 6269, (021) 9887 7826

PERHATIAN !
Terapi NurSyifa' Tidak Membuka Cabang Dimanapun , Hanya ada di Jakarta dialamat diatas, Kalau Ada yang Mengaku-ngaku Sebagai Cabang dari Terapi NurSyifa' itu Palsu ! Bukan Cabang dari Terapi NurSyifa'. Berhati-hatilah !

Sumber: Terapi Nursyifa
http://www.pengobatan.com/info/alamat.htm


Terapi NurSyifa' melayani Pengobatan berbagai penyakit kronis seperti pengobatan lemah syahwat, pengobatan nyeri, pengobatan pengapuran, pengobatan alami, info obat, penyakit jantung, stroke, asam urat, lupus, pengobatan tumor otak, cancer, tumor, colon cancer, penyakit, tumor otak, kanker, obat tumor, gagal ginjal, penyakit kelamin, berlokasi di Jakarta Indonesia.


Pengobatan alternatif Terapi NurSyifa' menyambuhkan berbagai penyakit seperti penyembuhan hepatitis, penyembuhan stroke, penyembuhan diabetes,penyembuhan kanker, penyembuhan kanker payudara, penyembuhan kanker otak, penyebab kanker, penyembuhan serviks, penyembuhan kanker hati, penyembuhan kanker paru-paru.Juga melayani penyembuhan kanker tumor, penyembuhan anti kanker, penyembuhan maag, penyembuhan gastritis, penyembuhan herpes, penyembuhan vertigo, penyembuhan keputihan, penyembuhan paru-paru, penyembuhan cervical cancer, penyembuhan suplement, penyembuhan cancer remedy, penyembuhan herbal for cancer, obat penyembuhan lambung.


Berbagai obat-obatan untuk penyembuhan kanker, penyembuhan kanker rahim, penyembuhan alami stroke, penyembuhan tumor, penyembuhan kista, obat alami, penyembuhan buta warna parsial,penyembuhannya bersifat alami, menggunakan Bio Teknologi Al Qur'an.


Kami melayani juga Pengobatan Tradisional untuk herbal kanker, obat herbal kanker, tripang teripang,susu, obat tradisional, pengobatannya bersifat alami, Tersedia juga tips kesehatan, gaya hidup sehat, diet, artikel kesehatan, kesehatan anak, promosi kesehatan, kesehatan lingkungan.


Setelah dinyatakan sehat, boleh dilakukan tes dan uji laboratorium untuk memastikan kesembuhannya. Dianjurkan untuk melakukan olah raga atau sport guna menjaga kesehatan, sambil mendengarkan bisnis, headline, medical news, dari Radio TV. Penting untuk mengenali gejala awal penyakit jantung.



Tags: informasi nursyifa, pengobatan, info kesehatan, macam-macam penyakit, penyembuhan, cahaya nur ilahi

Al-Hamim : Air Minum yang Sangat Panas dan Mendidih



Al-Hamim : Air Minum yang Sangat Panas dan Mendidih

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

''Allaahumma sholli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad kamaa shollaita 'alaa ibroohiim wa 'alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid, Allaahumma baarik 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad kamaa baarokta 'alaa ibroohiim wa 'alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid.''


''Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia. Ya Allah, Berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim dan keluarga Ibrahim, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia''

Silahkan membaca, memahami, merenungi, menghayati dan merefleksikan untuk diri sendiri, semoga bermanfaat untuk anda di akherat


Silahkan membaca 4 Minuman Segar Penghuni Neraka Jahanam sebelum membaca post ini agar lebih mengerti.

Pertama, al-hamim. 'Abdullah bin 'Isa Al-Kharraz mengatakan dari Daud, dari Ikrimah, dari Ibnu 'Abbas, ''Hamim adalah air panasnya mencapai titik puncak.''

Jawaibar mengatakan dari Adh-Dhahak, ''Penghuni neraka akan diberi minum dari air sangat panas yang dididhkan oleh ALLAH Azza Wa Jalla, sejak menciptakan langit dan bumi sampai waktu diberikan kepadanya, dan disiramkan pula ke kepala mereka.''

Ibnu Wahab mengatakan dari Ibnu Zaid, ''Hamim adalah air mata penghuni neraka yang dikumpulkan dalam telaga-telaga neraka. Dari sungai itu, mereka diberi minum.''

ALLAH Azza Wa Jalla berfirman:



ya th uufuuna baynah aa wabayna h amiimin aa n in

[55:44] Mereka berkeliling di antaranya dan di antara air mendidih yang memuncak panasnya.

Menurut Muhammad Ibnu Ka'ab, hamiim anin adalah air mendidih yang di datangkan. Namun, mayoritas ulama berbeda pendapat dengannya. Mereka berkata, ''Yang dimaksud adalah air yang mencapai titik panas yang maksimal.''

Syuaib mengatakan dari Ikrimah, dari Ibnu 'Abbas, ''Hamim adalah air mendidihnya.''

Sa'id bin Basyir mengatakan dari Qatadah, ''Hamim sudah mulai dimasak sejak ALLAH Azza Wa Jalla menciptakan langit dan bumi.''

ALLAH Azza Wa Jalla berfirman:



tusq aa min 'aynin aa niya tin

[88:5] diberi minum (dengan air) dari sumber yang sangat panas.

Mujahid memberikan penjelasan tentang ayat di atas, yakni titik didihnya maksimal dan minumannya membawa kebinasaan.

Al-Hasan berkata, ''Untuk sesuatu yang berada pada puncak panas sehingga tidak ada yang lebih panas darinya.'' Orang Arab berkata, ''Qad ana harruh.'' ALLAH SWT, telah memanaskan air itu dalam Jahanam sejak Jahanam diciptakan.

As-Sadi berkata, ''Panasnya telah berada pada puncaknya sehingga tidak ada lagi yang lebih panas darinya.''

Telah dijelaskan dalam pembahasan terdahulu hadis Abu Darda tentang dituangkan air panas ke mulut mereka dengan menggunkan besi-besi bengkok.

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman ber-sholawat-lah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya (Q.33 Al-Ahzab :56)



Walhamdulillahi Rabbil'alamin


e-referrer.com